HostGator telah lama terjun ke dalam industri ini hingga kita semua sudah biasa melihat si buaya biru yang ramah dengan senyuman lebar.

Tapi, apakah benar-benar aman berteman dengan si buaya ini?

Ayo kita cari tahu! Dalam review mendalam ini, kita akan melihat HostGator secara cermat, menganalisis latar belakang, penawaran, harga, dan dukungannya – lalu menyimpulkan jawaban dari pertanyaan ini: Haruskah kamu memilih HostGator dibandingkan dengan penyedia hosting lainnya?

Dalam perjalanan kita, kamu akan melihat bagaimana dulunya maskot Snappy mereka mirip seperti 2D, juga beberapa hal (yang lebih penting) yang harus kamu ketahui tentang HostGator:

  • 👥Siapa pemilik HostGator dan mengapa itu penting?
  • 🧭Manakah paket hosting yang harus kamu pilih, jika ada?
  • 🐊Apakah HostGator lebih baik dari penyedia besar lainnya?
  • 💵Bisakah kamu menghemat uang dengan HostGator?

Untuk pertanyaan terakhir – di bagian hampir akhir dari review ini, kami akan memberikan kode diskon eksklusif untuk mengurangi tagihanmu untuk produk HostGator tertentu, kalau kamu memutuskan untuk mencobanya.

Satu catatan kecil sebelum kita melanjutkan: Kalau kamu mencari kata kunci seperti host gator atau gator host dan menemukan review ini – ketiganya adalah perusahaan yang sama. Jadi, kamu membaca review yang tepat. 😉

Jadi, langsung saja kita periksa spesimen kita dengan teliti, dari kepala sampai ujung ekornya. Ambil kaca pembesar dan penggaris, dan jangan masukkan tanganmu ke rahangnya, kecuali dia sudah dibius – untuk jaga-jaga saja!

Kepala: Apa itu HostGator?

Sesuai namanya, HostGator adalah perusahaan hosting web. Artinya, mereka menyediakan layanan yang memungkinkan kamu membuat dan mengelola website. Ini fakta menariknya:

Menurut W3Techs, hampir 2% website di dunia menggunakan HostGator sebagai penyedia hosting mereka (dari sampel 10 juta website terbaik).

Itu banyak sekali!

Malahan, data mereka dengan kuat menempatkan HostGator di posisi 10 teratas dalam industri hosting dunia.

Tapi, perusahaan besar mana pun pasti mulai dari seorang klien. Bagi ‘Gator, semua itu terjadi pada tahun 2002, saat seorang mahasiswa dari Florida yang bernama Brent Oxley memutuskan untuk menjadi entrepreneur internet.

HostGator history

Dari “Lacoste” menjadi 3D – evolusi maskot HostGator

Perusahaan ini berkembang secara agresif selama satu dekade, hingga akhirnya dijual ke perusahaan lain pada tahun 2012. Dan perusahaan yang membelinya adalah… Endurance International Group (EIG)!

Nah, mengapa kami memperkenalkan perusahaan ini dengan heboh?

Karena Endurance adalah pemain yang aktif dan unik di pasar hosting. Jadi, mereka sering muncul dalam review kami:

EIG mengklaim sebagai “penyedia terintegrasi untuk semua hal yang dibutuhkan oleh usaha kecil dan menengah untuk membangun keberadaan web mereka”. Lebih spesifiknya, menurut laporan tahunan terbaru mereka, lebih dari 50 dari 77 brandnya menawarkan layanan yang sama – hosting web.

Dengan kata lain, Endurance adalah perusahaan yang sering membeli host-host web yang sudah ada dan mengambil keuntungan maksimal dari brand-brand mereka.

Oke, kamu mungkin bingung – apa itu benar-benar berdampak pada klien HostGator secara nyata?

Tentu saja! Ada dampak positif dan negatifnya:

  • Kestabilan dan keandalan: Sebagai salah satu nama terkemuka dalam portofolio brand dari perusahaan multinasional besar, HostGator memiliki risiko sangat kecil untuk tutup atau bangkrut mendadak.
  • Efisiensi operasional: Semua aspek HostGator telah dioptimalkan, lalu dioptimalkan lagi, berdasarkan pengalaman perusahaan yang mendalam dalam industri ini, berkat portofolio brand hostingnya yang sangat luas.
  • Fokus untuk memaksimalkan keuntungan: EIG membeli usaha-usaha yang sudah ada, dan biasanya membayar MAHAL untuk tawaran seperti itu. Artinya, mereka harus fokus untuk mengembalikan modal melalui keuntungan. Akibatnya, hal-hal yang tidak meningkatkan keuntungan investasi tidak terlalu diperhatikan oleh Endurance dan anak-anak perusahaannya.
  • Lebih mirip perantara: Karena tidak ada brand dalam portofolio Endurance yang dikembangkan dari nol, tidak ada visi pendiri, ide unik, maupun proposisi nilai – hanya satu dari 50+ brand serupa lainnya yang agak berbeda, tapi menggunakan back-end yang sama.

Tentu saja, kamulah yang menentukan apakah keuntungan dari menjadi bagian dari Endurance Group lebih besar dari kerugiannya.

Strategi bisnis mereka tidak “bagus” maupun “buruk” – tapi, itu adalah, yah strategi. Tapi, kamu perlu mengingat beberapa implikasi yang mungkin. Misalnya, brand seperti HostGator tidak punya motivasi untuk menawarkan kualitas yang luar biasa – mereka hanya menawarkan teknik-teknik penjualan yang dioptimalkan dan infrastruktur yang memadai.

Kita akan lihat lebih dekat detail penawaran HostGator lainnya di bagian selanjutnya dalam review kami:

Badan: Produk dan Paket

Oke, sekarang bagian lezat dan empuknya!

Lini produk HostGator terdiri dari beberapa penawaran berbeda. Tapi dalam review ini, kita akan fokus pada penawaran utama mereka: “shared hosting” atau hosting bersama, yang mereka sebut “hosting web” di menu navigasi utama mereka.

(Di akhir bagian ini, kami akan tetap menjelaskan produk lainnya secara singkat, serta alasan kami tidak membahas detailnya di sini.)

Tapi, sebelum kita melanjutkan – apa itu “shared” hosting?

Sesuai namanya, shared hosting atau hosting bersama berarti sumber daya dari satu komputer atau server khusus yang dibagi untuk beberapa klien.

Artinya, kekuatan komputasi untuk websitemu lebih rendah, tapi biayanya juga jauh lebih rendah dibandingkan dengan jenis hosting lainnya, sementara kamu tetap mendapatkan otonomi dan performa yang memadai.

Penawaran ini sepertinya cukup layak untuk banyak proyek online karena mayoritas website di internet saat ini menggunakan shared hosting.

Untuk shared hosting, klien HostGator bisa memilih dari tiga paket (empat paket di beberapa negara):

HostGator shared hosting

Perbedaan utama antara paket termurah dan paket menengahnya adalah kemampuan untuk mengatur lebih dari 1 domain. Jadi, kalau kamu ingin membuat satu website, pilihlah opsi termurahnya . Kamu selalu bisa melakukan upgrade setelahnya kalau ingin mengembangkan kerajaan onlinemu. 👑

Paket-paket yang lebih mahal tidak banyak menawarkan keuntungan dibandingkan dengan paket menengah. Kamu malah harus membayar 50-90% lebih mahal untuk fitur-fitur tambahan yang tidak layak dibeli, kecuali kamu tidak peduli dengan budget dan lebih suka membeli yang terbaik dan termahal.

Ini berarti, dalam banyak kasus, paket menengah adalah pilihan yang sesuai untuk pengguna yang membutuhkan beberapa website . Meskipun selisihnya setiap bulan dengan paket termahal tidak terlalu besar, biaya tambahannya menjadi cukup besar setelah bertahun-tahun.

Inilah beberapa hal yang kami sukai dari paket hosting web HostGator, sekaligus beberapa hal yang tidak kami sukai:

  • Sering ada diskon dan penawaran spesial yang membuat paket-paket shared hosting HostGator terjangkau, terutama kalau kamu membayar 2-3 tahun di awal.
  • Dapat menggunakan kupon saat checkout – ini hanya bisa dilakukan di beberapa host web. Untuk HostGator, kamu bisa melihat kodenya di bagian terakhir dari review kami. Diskonnya tidak terlalu besar, tapi kalau kamu akhirnya memilih ‘Gator sebagai penyedia layananmu, kamu bisa menghemat uang ekstra.
  • Sertifikat SSL gratis yang sudah termasuk secara default. Memiliki koneksi yang aman (dan https:// di alamat webmu daripada http://) dianggap sebagai sesuatu yang wajib saat ini. Selain itu, SSL memengaruhi ranking websitemu di algoritme pencarian Google.
  • Domain gratis selama 1 tahun kalau kamu memilih siklus tagihan tahunan mana pun. Ini hanyalah bonus menyenangkan yang menghemat sedikit uang saat membeli. Tapi, ingatlah bahwa semuanya akan diperpanjang dengan harga normal. Dan masalah itu:
  • Harga perpanjangannya lebih tinggi dari harga awal. Jadi, tagihan hosting periode selanjutnya akan naik 60%. Setidaknya, HostGator menyampaikan tarif standar ini dengan jelas di halaman checkout mereka, tidak seperti beberapa penyedia hosting lain yang licik.
  • Fitur ekstra bawaan selama proses checkout (di beberapa wilayah) adalah teknik penjualan yang “mengganggu”. Fitur ini memaksamu untuk berhati-hati agar tidak membayar sesuatu yang sebenarnya tidak kamu butuhkan, seperti add-on “perlindungan terhadap hacker” (WordPress punya plugin keamanan gratis yang bagus).

Apa yang kurang? Oh, ya! Kami janji akan menjelaskan mengapa kami tidak membahas produk-produk HostGator lainnya!

Produk mereka meliputi beberapa jenis hosting lanjut dan pembuat website atau site builder – dan keduanya bisa dilihat melalui status HostGator sebagai bagian dari Endurance Group.

Selain shared hosting, ‘Gator menawarkan layanan cloud, WordPress yang dikelola, VPS, layanan khusus, bahkan paket hosting berbasis Windows. Tapi, semuanya punya satu kesamaan:

– semua layanan ini bukanlah area fokus atau keahlian utama dari HostGator.

Mayoritas klien mereka berada di bidang shared hosting, dan itulah yang dilakukan HostGator sejak awal, jauh sebelum mereka berintegrasi ke Endurance.

Inilah aturan sederhana yang bisa kamu ikuti:

Kalau kamu tidak yakin dengan jenis hosting yang kamu perlukan, kamu mungkin membutuhkan shared hosting, dan HostGator adalah kandidat yang bagus.

Begitu pun sebaliknya, dalam banyak kasus:

Kalau kamu yakin bahwa kamu membutuhkan hal lain selain shared hosting, kamu sebaiknya tidak menggunakan HostGator. Misalnya, kalau kamu membutuhkan layanan cloud, cobalah Digital Ocean atau penyedia khusus lainnya.

Untuk “Gator Website Builder”, itu hanyalah versi re-branded dari alat lain dalam portofolio Endurance (yang bernama Site Builder).

Mereka menggunakan sistem cerdas yang membedakan harga dan diskon agar terlihat berbeda. Tapi, kalau kamu menghitung biaya keduanya, jumlahnya sama persis.

Artinya, kalau kamu berlangganan Gator Website Builder, kamu sebenarnya membeli dari brand lain. Sebenarnya, itu bukan hal yang “buruk”, tapi setidaknya membutuhkan review terpisah (spoiler: ada alat pembuat website yang jauh lebih baik dari Site Builder, seperti Weebly).

Ringkasnya…

  • Produk: HostGator adalah pilihan yang cerdas kalau kamu ingin membuat satu website atau lebih yang tidak punya persyaratan khusus (seperti server khusus atau infrastruktur cloud);
  • Paket: Pilih antara paket termurah dan paket kedua termurah (menengah) sesuai dengan jumlah website yang kamu butuhkan;
  • Biaya: Dapatkan biaya yang lebih murah dengan memilih siklus tagihan yang lebih panjang. Tapi, jangan lupa bahwa tagihanmu selanjutnya akan lebih besar.

Selanjutnya, ayo kita lihat beberapa hal yang tidak terlalu kentara, tapi masih merupakan karakteristik penting dari HostGator dalam jangka panjang –

Ekor: Keandalan dan Dukungan

Website biasanya merupakan proyek jangka panjang. Artinya, saat memilih perusahaan hosting, kamu mengambil keputusan untuk bertahun-tahun.

Jadi, jangan hanya memikirkan diskon jangka pendek, tapi juga pertimbangkan hal-hal yang mungkin penting untuk jangka panjang – seperti kestabilan layanan dan dukungan pelanggan.

Cara paling informatif untuk mengetahui keandalan dari suatu penyedia hosting (dan membandingkannya dengan perusahaan lainnya) adalah dengan mengukur dua hal:

  • uptime, atau persentase waktu rata-rata suatu server hidup dan beroperasi sehingga websitemu dapat diakses publik;
  • waktu respons, yaitu berapa lama pengunjung harus menunggu balasan pertama dari koneksi yang masuk.

Berdasarkan data independen dari Hrank, uptime di server-server HostGator sekitar 99,96% selama 6 bulan terakhir. Ini masih termasuk dalam batas jaminan uptimenya, yaitu 99,9%:

HostGator uptime

Data uptime HostGator berdasarkan Hrank

Kalau dilihat dari data hariannya, hanya ada beberapa hari yang memiliki uptime kurang dari 99% (alias downtime lebih dari 15 menit per hari). Tapi, hal ini wajar asalkan data keseluruhannya cukup bagus.

Waktu respons rata-rata dari HostGator adalah sekitar 1100 milidetik, atau 1,1 detik – yang biasa saja untuk penyedia hosting internasional.

Kecepatan websitemu masih akan bergantung pada pilihan plugin WordPressmu dan ukuran gambar yang kamu gunakan. Tapi, harap diingat bahwa servernya sendiri juga akan menambahkan waktu ekstra.

Kalau kamu sangat memprioritaskan waktu respons server minimal, kamu bisa mencoba Hostinger untuk kecepatan server yang lebih baik dalam hampir semua wilayah (tapi mereka punya kelemahannya sendiri, jadi bacalah reviewnya dengan cermat sebelum memutuskan!)

***

Saat membahas dukungan pelanggan, HostGator menawarkan semua yang mungkin kamu perlukan sebagai pengguna hosting, terutama live chat 24/7/365 , dukungan melalui telepon, dan kumpulan artikel yang luas dan bermanfaat.

HostGator chat

Sejauh ini, cara termudah untuk menghubungi tim ‘Gator adalah melalui chat. Setelah mencobanya beberapa kali, kami tidak punya keluhan:

  • Tim dukungan mereka ramah, cenderung membalas dengan cepat dan jelas. Kebanyakan kesulitan kami diselesaikan dalam hitungan menit sejak memulai chat.
  • Jawaban yang kami dapatkan biasanya cukup detail dan membantu, selagi tetap ringkas agar mudah dibaca.
  • Tulisan 24/7 bukanlah janji belaka – chat kami mendapatkan respons dalam 1-2 menit, bahkan di tengah malam.

Ringkasnya, klien-klien HostGator bisa mengharapkan website mereka tetap online selama >99,9% waktu, selagi mendapatkan kecepatan koneksi yang wajar (meskipun tidak cepat sekali).

Tim dukungan mereka sangat terampil dan membantu dibandingkan dengan beberapa brand Endurance yang lebih kecil, seperti PureHost atau Netfirms – kami tidak punya komentar negatif untuk ini.

***

Setelah memeriksa si binatang buas ini dari kepala sampai ekornya, kita bisa melihat dengan jelas bahwa ada keuntungan dan kelemahan dalam menggunakan HostGator.

Manakah sisi yang lebih menarik untukmu?

Kelebihan dan Kelemahan HostGator

Untuk mengetahuinya, kami sudah meringkasnya – ini akan membantu kami mengambil kesimpulan yang jelas di bagian akhir review:

  • HostGator adalah spesialis shared web hosting dengan banyak pengalaman, berkat banyak klien dan rekam jejak selama bertahun-tahun.
  • Hanya ada beberapa penyedia hosting yang bisa mengalahkan biaya HostGator, jika ada. Kamu pasti akan sering mendapatkan diskon besar dan penawaran spesial, terutama untuk siklus tagihan yang lebih lama.
  • Kamu bisa mendapatkan nama domain gratis dengan pesanan hostingmu. Ingat, domain akan diperpanjang dengan harga normal setelah 1 tahun.
  • Uptime server rata-rata umumnya lebih dari 99,9%, seperti yang disebutkan dalam jaminan layanan HostGator. Ini adalah level standar untuk shared hosting dan berarti downtime per bulan yang mungkin terjadi kurang dari 1 jam.
  • Sejak tahun 2012, HostGator menjadi bagian dari Endurance Group, perusahaan multinasional besar. Jadi, mereka adalah penyedia hosting yang lebih stabil dibandingkan dengan banyak kompetitornya.
  • Kamu bisa mendapatkan dukungan 24/7/365 melalui live chat HostGator, baik apabila kamu sudah punya akun atau baru mempertimbangkan untuk menjadi klien. Tim dukungan mereka pun punya pengetahuan luas dan ramah.
  • Malahan, berkat kumpulan artikel bantuan dan edukasi yang lengkap, kamu takkan sering mengechat mereka.
  • Pemilik HostGator, Endurance Group, fokus untuk memaksimalkan aliran uang dari penyedia hosting yang diakuisisi. Akibatnya, HostGator menjadi tidak terlalu termotivasi untuk berinovasi maupun berusaha lebih baik demi kliennya.
  • Waktu respons server, yang memengaruhi kecepatan muat websitemu, cukup baik tapi tidak terlalu bagus untuk penyedia hosting sebesar ini.
  • Saat membeli layanan HostGator, ingatlah bahwa harga spesial yang tertera di website mereka hanya berlaku untuk siklus tagihan pertama.

Kupon HostGator Eksklusif (Diperiksa pada Februari 2020)

Sebelum kita melanjutkan ke kesimpulan, inilah cara cepat untuk menghemat uang ekstra di HostGator kalau kamu memilih siklus tagihan pendek (12 bulan atau kurang).

Saat checkout, carilah bagian 5 pada halaman dan masukkan kode ini (jangan gunakan kode bawaannya). Lalu, klik “Validate” dan periksa apakah harga akhirnya sudah berkurang.

Atau klik saja link di bawah ini untuk memasukkan kode secara otomatis ke paket shared hosting 12 bulan:

Terapkan Diskon HostGator ›

Kode kupon bisa digunakan untuk paket hosting dan ekstra, berupa diskon yang berkisar antara 10% sampai 25%, bergantung pada kodenya.

SATORI

PENTING! Kami menekankan ulang, kupon ini hanya berlaku untuk siklus tagihan 1, 3, 6, dan 12 bulan! Untuk pilihan 2 atau 3 tahun, sebaiknya gunakan kupon HostGator yang tertera secara otomatis.

Sekarang, kesimpulannya –

Kesimpulan Akhir: Haruskah Kamu Menggunakan HostGator pada 2020?

Setelah memeriksa latar belakang, produk, paket, dukungan, dan karakteristik teknis dari HostGator, apakah kami merekomendasikan penyedia ini?

Untuk banyak proyek online (mungkin termasuk proyekmu), shared web hosting dari ‘Gator memang merupakan pilihan yang cocok, dengan nilai yang bagus untuk uang dan keandalan serta dukungan dari salah satu pemain terbesar dalam industri ini. 😎

Lebih spesifiknya:

  • Untuk satu website, pilihlah paket shared hosting termurah , kalau paket itu mencakup semua yang kamu butuhkan.
  • Kalau kamu butuh lebih dari satu website, pilihlah paket kedua termurah dan pertimbangkan siklus tagihan yang lebih lama (2 atau 3 tahun) untuk mendapatkan harga lebih murah.

Sementara itu, kalau kamu adalah developer web profesional dan tahu bahwa kamu secara spesifik membutuhkan jenis hosting yang lebih lanjut (seperti layanan cloud atau khusus), cobalah penyedia-penyedia khusus seperti Digital Ocean.

***

Masih punya pertanyaan tentang HostGator? Atau mungkin mau membagikan pengalamanmu? Tinggalkan komentarmu di kolom komentar di bawah ini. Mari kita saling membantu untuk mengambil keputusan yang tepat!

Penafian afiliasi: Kami dapat menerima komisi untuk pembelian yang dilakukan setelah mengikuti beberapa link dalam artikel ini. Ini tidak memengaruhi harga yang kamu bayarkan dengan cara apa pun. Kalau kamu merasa review ini bermanfaat, mohon gunakan link-link kami untuk mendukung proyek kami. 🌱

Ayo diskusikan!