☑︎ Ulasan ini terakhir diperbarui pada: Juli 2020

Kalau kamu membaca artikel ini, kamu pasti juga penasaran:

Canva adalah tool desain gratis yang digunakan oleh jutaan orang di dunia. Lalu, adakah gunanya membeli versi Pro-nya (alias “Canva for Work” atau “Canva Pro”)?

Setelah membaca ulasan ini, kamu akan tahu apa yang bisa diharapkan dari Canva Pro. Khususnya, kami akan menjawab pertanyaan-pertanyaan populer ini:

  • 🥇Apa keuntungan terbesar dari Pro?
  • 💵Berapa harga Canva Pro?
  • 📊Bagaimana perbandingannya dengan alternatif?
  • 🚀Haruskah kamu upgrade ke Canva Pro?

Sebelum mengetahui perbedaan antara Canva dan Canva Pro, ayo kita lihat sekilas apa saja yang akan kita bahas:

Apa Itu Canva? Gambaran Sekilas

Pada dasarnya, Canva adalah platform online yang menyederhanakan proses desain semua jenis materi visual dalam beberapa kategori utama:

  • Media sosial: Ini jelas merupakan kategori template yang paling banyak digunakan di Canva – semuanya untuk akun Facebook, Instagram, YouTube, dan Pinterestmu, termasuk berbagai macam grafis untuk post (seperti thumbnail) dan profil (seperti gambar latar belakang).
  • Identitas: Meskipun bukan tool pembuat logo, Canva menawarkan sarana untuk membuat logo brand dengan cepat, dengan ribuan gambar jadi yang bisa kamu gunakan sebagai titik awal.
  • Bisnis: Kategori ini meliputi presentasi, tagihan, proposal, sertifikat, resume, dan banyak template berguna lainnya untuk semua tujuan bisnis.
  • Informasi: Canva menyederhanakan proses membuat poster dan infografis yang tampak profesional. Templatenya membantumu menyusun pesan dan menampilkan data dengan format yang jelas dan mudah dipahami.
  • Printable: Selain gambar digital, ada template siap pakai untuk hal-hal fisik, seperti undangan, pamflet, brosur, menu, dan lainnya. Bagian terbaiknya? Kamu bisa memesan materi cetak dari Canva dan menerima barangmu di depan pintu dalam waktu seminggu!
  • Sehari-hari: Canva juga bermanfaat di luar kantor. Misalnya, saat kamu ingin membuat desain cantik untuk dirimu sendiri dan orang-orang terdekat – kalender, kartu pos, dan kolase foto.

Dan ya, semua itu tersedia dalam versi gratis Canva. Lalu, apa gunanya membayar untuk Canva Pro?

Canva Pro vs Canva Gratis

Ketika membuat desain dengan Canva, kamu mungkin melihat ada beberapa template yang ditutupi dengan garis-garis diagonal –

Untuk menghilangkan garis-garis itu, kamu harus memilih gambarnya dan mengeklik tombol “hapus watermark” di pojok kanan bawah:

Canva Pro watermark

Akan muncul jendela yang menunjukkan harga untuk gambar premium itu… dan kita pun sampai di bagian penting pertama dari penawaran Canva Pro:

  • Dengan biaya bulanan tetap, Canva Pro memberimu akses ke koleksi lengkap yang terdiri dari 60+ juta gambar premium tanpa biaya tambahan, baik di dalam template maupun sebagai gambar terpisah.

Kalau kamu sering menggunakan Canva, pilihan ini mungkin lebih murah (dan tidak merepotkan) daripada membayar setiap kali kamu harus menghilangkan watermark.

Tentunya, ini bukan satu-satunya fitur dari Canva Pro – hanya saja, ini fitur yang paling menonjol.

Bagaimana dengan keuntungan lainnya? Yang pertama,

  • Selain gambar, versi Pro membuka semua komponen desain premium lainnya, termasuk ilustrasi, ikon, latar belakang, musik, dan video.

Fitur ini sangat berguna, tapi bukan sesuatu yang unik. Lalu, apa yang sebenarnya membuat Canva Pro mampu meningkatkan produktivitasmu? Fitur-fitur brandingnya!

  • Dengan Brand Kit, kamu bisa mengatur logo perusahaan, warna, dan fontnya dengan single space – sehingga bisa digunakan secara otomatis untuk setiap desain baru yang kamu buat:

Canva Brand Kit

Ini sangat membantu jika kamu rutin membuat post dengan branding untuk satu kanal sosial atau lebih – apalagi untuk semua jenis desain yang sudah kami jelaskan di bagian sebelumnya dalam panduan ini.

Folder tak terbatas (maksimum 2 folder untuk versi gratis) dan ruang penyimpanan yang 100x lebih besar (1 Gb untuk versi gratis) membuat Brand Kit Canva makin fleksibel.

Terakhir, ada set fitur ketiga di Canva Pro yang bisa kita sebut sebagai “tongkat sihir” –

  • Tool pengeditan premiumnya secara otomatis membuat animasi dan mengubah ukuran gambarmu, serta menghasilkan gambar PNG dengan latar belakang transparan.

Auto-resizer otomatis ini merupakan fitur yang menarik, tapi favorit kami adalah animatornya, sehingga kamu bisa langsung mengubah gambar menjadi video atau GIF yang menarik:

Canva Pro animations

Oke, ayo kita ringkas –

Canva Pro menawarkan 3 set fitur yang bisa dikategorikan secara umum menjadi komponen desain premium, peningkatan produktivitas, dan tool lanjutan.

Kebanyakan fiturnya bermanfaat (dan beberapa luar biasa). Tapi, sebelum kita bisa menyimpulkan apakah Canva Pro layak dibeli atau tidak, kita juga harus melihat faktor lainnya –

Berapa Harga Canva Pro?

Kamu bisa melakukan upgrade ke Pro dengan US$12.95 per bulan (atau US$119.4 per tahun, yang setara dengan US$9.95 per bulan untuk tagihan tahunan).

Canva menawarkan uji coba 30 hari. Tapi, kamu harus memasukkan detail kartu kredit, meskipun kamu tidak akan ditagih sebelum sebulan gratismu habis:

Coba Canva Pro gratis selama 30 hari ›

Dibandingkan dengan alternatif serupa lainnya, Canva menawarkan masa uji coba yang paling panjang. Selain itu, mereka menawarkan biaya bulanan termurah (kami membuat semua harganya dalam US$ agar lebih mudah dibandingkan):

Tool Harga Template Foto Brand kit Uji coba gratis
Canva $12.95 60000+ 60 jt ya 30 hari
Alternatif
PicMonkey $12.99 2400+ 1 jt ya 7 hari
Stencil $15.00 1000+ 2 jt tidak
Snappa $15.00 5000+ 3 jt tidak
“Klon” Canva
Crello $9.99 30000+ 0,5 jt tidak 14 hari
Fotor $8.99 10000+ tidak
FotoJet $6.99 800+ 1 jt tidak 7 hari

Kamu mungkin melihat 3 brand di bagian bawah tabel dengan harga di bawah Canva Pro – itulah yang kami sebut “klon” Canva –

– beberapa tool baru yang jelas meniru fitur-fitur Canva, bahkan antarmukanya 🐒

Meskipun kami menampilkannya di tabel perbandingan, ketiganya tidak bisa menyaingi Canva Pro.

Sebenarnya, 3 kompetitor pertama juga tidak sebagus dan sehebat Canva karena beberapa alasan:

  • koleksinya lebih sedikit karena pilihan template, gambar, video, dan komponen desain lainnya terbatas;
  • fiturnya lebih sedikit, terutama tidak ada brand kit yang jelas dan tidak ada tool peningkat produktivitas seperti animator otomatis;
  • fokusnya lebih sempit karena umumnya digunakan untuk mengedit foto atau post media sosial, bukan desain dan kolaborasi lengkap untuk brand di berbagai kanal.

Jadi, jawaban dari pertanyaan awal kita sebenarnya sudah jelas – ini ringkasannya:

Haruskah Kamu Menggunakan Canva Pro?

Daripada sekadar berkata “ya”, di dalam panduan ini, kami sudah mencoba membandingkan Canva Pro dengan versi gratisnya dan beberapa alternatif serupa.

Inilah yang bisa kami simpulkan:

Canva Pro menawarkan peningkatan produktivitas yang signifikan dibandingkan dengan versi gratisnya. Selain itu, koleksi komponen desain premiumnya sangat banyak, dengan uji coba gratis 30 hari. Ini menjadikan Canva Pro pilihan yang paling menarik sejauh ini dibandingkan dengan tool serupa lainnya.

Tapi, keputusan terakhir untuk upgrade ke Canva Pro tetap bergantung pada kebutuhan khususmu:

  • Kalau kamu hanya butuh desain satu kali, tentunya tidak perlu membeli langganan berbayar. Tapi, kamu bisa mendapatkan lebih banyak pilihan gambar dan template dengan uji coba gratisnya. Jangan lupa membatalkan langganan tepat waktu!
  • Untuk desain sederhana dan/atau yang jarang digunakan di satu media sosial, versi Pro juga terlalu berlebihan, karena toolkit Canva dasar sudah menawarkan hampir semua yang kamu butuhkan.
  • Kalau kamu rutin membuat desain brand (misalnya kamu adalah desainer profesional, manajer media sosial, atau pemilik bisnis kecil), Canva Pro akan menghemat BANYAK waktu dan usaha. Mungkin malah lebih murah daripada membeli gambar-gambar premium secara terpisah.
  • Untuk kamu yang mengelola beberapa media sosial secara bersamaan (seperti halaman Facebook, akun Instagram, dan kanal YouTube), versi Pro wajib dibeli. Auto-resizernya saja bisa mengurangi waktu desainmu hingga separuhnya 🚀
  • Kalau kamu bekerja dalam tim (misalnya agensi marketing, design collective, atau departemen marketing di perusahaan besar), Canva Pro mungkin terlalu sederhana. Kami sarankan untuk mencoba Canva Enterprise yang menawarkan tool kolaborasi tambahan dan dukungan khusus.

Kalau panduan kami masih belum membantu, cara termudah adalah mencobanya sendiri. Tidak ada ruginya mencoba karena gratis, dan kamu bisa memutuskan apakah tool ini layak untuk dibeli atau tidak:

Coba Canva Pro – gratis 30 hari pertama ›

Kalau kamu masih punya pertanyaan atau ingin berbagi pengalamanmu ketika menggunakan Canva Pro, tambahkan komentar di bagian diskusi di bawah ini.

Ayo bantu pengguna lain mengambil keputusan yang tepat!

Tidak menemukan yang kamu cari? Tanyakan apa saja pada kami!
🤓
Saya butuh informasi lebih lanjut tentang Canva Pro
🤨
Saya masih punya pertanyaan tentang Canva Pro
🤔
Saya tidak bisa menentukan apakah Canva Pro cocok untuk saya
🙄
Sesuatu yang lain...

Ayo diskusikan!